Sosialisasi Pengenalan Narkoba Bersama Polres Biak Numfor

Biak – Pada 14 Februari 2017 dilaksanakan sosialisasi pengenalan narkoba di Gedung Lanai, Ruang Tunggu Penerbangan Internasional Bandara Frans Kaisiepo – Biak. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Kasat Narkoba Kepolisian Resor Biak Numfor.

Peserta sosialisasi khusus dilaksanakan kepada para personil Aviation Security (AVSEC) Bandara Frans Kaisiepo – Biak. Sosialisasi ini dilaksanakan agar para peserta diharapkan mampu untuk mengenali dan mengambil tindakan apabila menemukan narkoba khususnya narkoba jenis baru yang semakin sulit terdeteksi di bandara.

Jenis narkoba yang kita kenal dan telah masuk dalam jenis-jenis narkoba dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Permenkes Nomor 13 Tahun 2004 seperti ganja atau dengan nama lain cimenk/marijuana/gele/pocong, sabu atau meth/metamfetamin/kristal/kapur/es, ekstasi atau E/X/XTC/inex, heroin dengan nama lain putaw/bedak/etep dan lain sebagainya sudah sangat sering lolos dari pemeriksaan di pelabuhan meskipun telah menggunakan beragam alat pendeteksi narkoba. Semakin berkembangnya modus operasinya pun semakin canggih dan menuntut kejelian dari para petugas keamanan bandara. Menurut Kasat Narkoba Polres Biak Numfor, Mika Rumbrapuk, sabu dan ganja merupakan jenis narkoba yang paling banyak melewati wilayah Biak. Dia menegaskan pentingnya bagi Aviation Security Bandara untuk dapat memberikan informasi sedini mungkin kepada aparat terkait, jika mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah bandara.

Bahkan untuk narkoba jenis baru diantaranya 4-CMC atau 4-klorometkatinon atau blue saphire dan ‘tembakau gorila’ contohnya tentu semakin mempersulit untuk diidentifikasi jika peralatan yang digunakan oleh petugas keamanan bandara belum dimodifikasi untuk mengenali narkoba jenis ini. Sehingga General Manager Angkasa Pura Airports Bandara Frans Kaisiepo – Biak berharap melalui sosialisasi ini para personil AVSEC mampu mengenali dan mengidentifikasi beragam jenis narkoba yang tengah beredar luas. Para personil AVSEC diharapkan dapat mendeteksi sedini mungkin peredaran narkoba yang terdapat di wilayah bandara. Sosialisasi ini kemudian diakhiri dengan praktik pengenalan langsung narkoba saat melewati alat-alat pendeteksi. [Humas Bandara Frans Kaisiepo Biak]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *