Seribu Pelari Rasakan Sensasi Berlari di Landasan Pacu Bandara Selaparang Lombok

Mataram – Seri kedua “Airport Running Series 2015-2016: Lari Sensasional!” yang digelar oleh PT Angkasa Pura I (Persero) berlangsung di Bandara Selaparang Mataram, Lombok, Minggu (24/01/2016). Pada ajang lomba lari di bandara pertama di dunia ini, lebih dari seribu peserta lomba benar-benar merasakan sensasi berlari di atas landasan pacu pesawat (runway run).

Lomba lari di atas runway ini tak hanya menawarkan kompetisi bagi peserta lomba, tapi juga suasana yang “sensasional”, di mana peserta ditawarkan pemandangan indah yang mengelilingi area landasan pacu Bandara Selaparang, Lombok.

“Ajang ini digelar untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi pariwisata di wilayah Indonesia bagian timur, khususnya Lombok. Juga untuk memberikan alternatif kegiatan olahraga dan hiburan bagi masyarakat setempat. Event ini juga untuk menyambut HUT ke-52 Angkasa Pura Airports 20 Februari mendatang,” ujar President Director Angkasa Pura Airports Sulistyo Wimbo Hardjito yang membuka acara ini bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi.

“Kami sangat antusias mendukung kegiatan ‘Airport Running Series’ di Lombok ini. Kami juga berterima kasih kepada Angkasa Pura Airports yang telah memilih Lombok sebagai salah satu kota tempat diselenggarakannya event ini. Semoga kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Angkasa Pura Airports dapat terus terjalin,” kata Zainul Majdi, yang juga turut mengikuti lomba lari di kategori 10 kilometer.

Juara I kategori 10 kilometer putra “Airport Running Series 2015-2016” di Lombok kali ini diraih oleh Ridwan. Diikuti Hamdan dan Abdul Haris. Sedangkan di kategori 10 kilometer putri, juaranya adalah Dwi Setiadi Abigail, disusul oleh Odekta Vina dan Raquel Pereira.

Pada kategori  5 kilometer putra, tampil sebagai yang tercepat adalah Wiryawan Jaya, berikutnya adalah M Amirullah dan Elishar Gamashi. Di 5 kilometer putri, juaranya adalah Erni Ulatningsih, yang juga merupakan juara “Airport Running Series” seri pertama di Solo. Dia berada di depan Sri Indarti dan Dian Ekayanti.

Untuk kategori 2,5 kilometer, pemenang kostum paling unik (unique dress) adalah Lalujaah Amin, yang berlari memakai baju khas Sasak. Untuk kostum bernuansa bandara (airport dress), dimenangkan oleh peserta Diklat Junior PKP-PK angkatan IV Bandara Selaparang Lombok.

“Menarik sekali, pengalaman pertama bagi saya dan peserta lain untuk merasakan lari di atas runway. Sensasional! Acara ini juga memberikan kesempatan bagi kami untuk menunjukkan prestasi kami di olahraga lari. Semoga ajang ini menjadi acara rutin yang diselenggarakan di Lombok,” kata Ridwan, Juara I kategori 10 kilometer putra.

Masyarakat yang tidak ikut lomba lari bisa mengikuti senam zumba dan aerobik bersama. Disajikan pula hiburan yang menampilkan artis-artis lokal. Aneka permainan seru, doorprize, serta bazaar juga turut memeriahkan acara ini. “Bagi para pelari yang belum beruntung di ajang Airport Running Series di Lombok hari ini tak perlu kecewa. Karena seri berikutnya akan kami gelar di Bandara El Tari Kupang 13 Februari 2016 dan Bandara Sam Ratulangi Manado 19 Maret 2016 mendatang,” ujar Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Farid Indra Nugraha. [ZI/AH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *