Proyek Bandara Baru Yogyakarta Masuki Tahap Baru

news-144

Yogyakarta  – Proyek Pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta (DIY), memasuki tahap baru, yaitu pembayaran nilai ganti wajar dalam bentuk uang mulai Rabu (14/09).

“Pembayaran ini dilaksanakan mulai hari ini hingga 4 Oktober 2016, di lima balai desa yang masuk dalam pembangunan kawasan NYIA, yaitu Desa Glagah, Desa Palihan, Desa Sindutan, Desa Jangkaran, dan Desa Kebonrejo yang semuanya terletak di Kecamatan Temon, Kulonprogo,” ujar Pimpinan Proyek Pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta (Pimpro NYIA), R. Sujiastono.

Pembayaran nilai ganti wajar ini mengacu pada luas wilayah yang digunakan dalam Izin Penetapan Lokasi (IPL) seluas 645,6291 hektar, dan hasil realisasi fisik pengukuran keliling seluas 587,2605 hektar.

“Dalam proses pembayaran ini, pihak Angkasa Pura Airports didampingi oleh Kejaksaan Tinggi DIY selaku tim pendamping dalam penanganan potensi hukum pada tahap pelaksanaan dan penyerahan hasil pengadaan tanah,” imbuh Sujiastono.

Tim Pendamping Kejaksaan Tinggi DIY membantu Angkasa Pura Airports dalam hal bantuan hukum (litigasi di pengadilan), pertimbangan hukum (pendampingan dan pendapat hukum), dan tindakan hukum lainnya sebagai fasilitator atau mediator dalam perselisihan antarlembaga.

Pada saat pembayaran, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY selaku Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah melakukan pelepasan hak dengan total 2.413 bidang tanah dan jumlah yang dibayarkan sesuai validasi dari BPN.

Jumlah bidang tersebut milik para pihak yang pada saat kegiatan musyawarah memilih uang sebagai bentuk ganti wajar yang disepakati oleh pihak yang berhak.

Pasca pembayaran, lanjut Sujiastono, Angkasa Pura Airports tidak akan lepas tangan begitu saja, tetapi turut mengawal masyarakat agar dapat memanfaatkan uangnya secara benar.

“Kami akan berikan dukungan dalam bentuk bantuan pelatihan, agar masyarakat dapat menggunakan dan memanfaatkan uangnya secara cermat dan bermanfaat bagi kepentingan mereka,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada warga yang telah ikhlas menyerahkan lahan dan bangunannya, “Itu merupakan bukti dukungan dari masyarakat untuk kelancaran pembangunan bandara baru Yogyakarta di Kulon Progo ini,” ujar Sujiastono. [Humas Proyek Pembangunan Bandara Baru Yogyakarta]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *