Penyerahan Paket Bantuan Angkasa Pura I untuk Korban Kebakaran Karet Tengsin

JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) menyerahkan 301 paket bantuan senilai total Rp 88 juta kepada korban bencana kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Kalimati, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (8/8).

Menurut Direktur Personalia dan Umum Angkasa Pura Airports Yushan Sayuti mengatakan, paket bantuan berisi selimut, susu, handuk, sabun, sikat dan pasta gigi, sandal, baju, biskuit, shampo, dan keperluan wanita. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua RW.07 Muhammad Soleh di Posko Induk RW.07 di depan Rusun Karet Tengsin II.

“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga korban bencana kebakaran di sini. Begitu mendengar tentang bencana kebakaran ini, Dirut mengumpulkan kami semua untuk menggalang kepedulian. Sejak siang tadi, teman-teman dari PKBL Angkasa Pura Airports mencari kebutuhan bagi para korban, dan kami baru bisa memberikan bantuan terhadap 301 KK dari 565 KK korban kebakaran,” ujar Yushan.

“Kebutuhan pokok yang utama dan mendesak dibutuhkan para korban kebakaran saat ini adalah selimut dan alas tidur,” ujar Muhammad Soleh yang menyambut gembira bantuan tersebut.

Yushan berharap bantuan tersebut ini dapat dimanfaatkan bagi mereka yang membutuhkan, sehingga dapat mengurangi beban penderitaan mereka yang tertimpa musibah. Yushan juga berharap ke depan akan semakin banyak lagi pihak yang tergerak untuk memberikan bantuan kepada para korban kebakaran ini.

Kebakaran yang menimpa warga di Karet Tengsin itu terjadi pada Senin, 6 Agustus 2012 sekitar pukul 19.35 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 400 rumah warga dari 288 KK dengan total penghuni sekitar 1.695 jiwa yang berdomisili di empat RT, yakni RT 01, 02, 03, dan 04. Warga korban bencana kebakaran tersebut saat ini menempati sejumlah posko penampungan, diantaranya di Mesjid Al Muhajirin, Rusun Karet Tengsin I (lama), Rusun Karet Tengsin II (baru), dan beberapa di areal makam Karet Bivak. [Arif Haryanto]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *