Mobil Listrik untuk Bandara Ngurah Rai

BADUNG – Sejak pertengahan tahun lalu, Bandara Ngurah Rai Bali tengah dilakukan pengembangan. Konsekuensinya, calon penumpang harus berjalan kaki cukup jauh menuju terminal penumpang. Namun, calon penumpang berusia lanjut atau yang sakit tidak perlu khawatir. Sebab, pihak bandara menyediakan mobil listrik gratis.

Saat ini, semua calon penumpang harus berjalan kaki dari tempat penurunan penumpang yang baru. Jaraknya sekitar 150 meter ke terminal internasional dan 300 meter ke terminal domestik. Beberapa calon penumpang yang terlambat check-in pun terpaksa berlari. Alhasil, sampai di terminal penumpang mereka sudah bercucuran keringat.

“Kami sebenarnya menyediakan delapan mobil listrik untuk menuju ke terminal penumpang. Publik harus tahu tentang layanan ini,” kata Kepala Humas Proyek Pengembangan Bandara Internasional Bali (PPBIB), Hary Budi Waluyo, Selasa (17/4).

Setiap mobil berkapasitas empat orang. Mobil itu juga sudah dimodifikasi dengan diberi tempat bagasi di bagian belakang.

Hary menegaskan, mobil itu diprioritaskan untuk penumpang usia lanjut, sakit, anak-anak, atau penumpang yang hampir terlambat check-in. Untuk memakainya, calon penumpang tinggal memberi tahu petugas di tempat penurunan penumpang.

Seperti diketahui, Bandara Ngurah Rai Bali saat ini sedang dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas penumpang. Selain itu, juga untuk menyambut acara pertemuan Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) Summit pada November 2013.

Saat ini pihak bandara sedang membangun terminal internasional yang baru. “Kami mohon maaf jika penumpang merasa tidak nyaman. Untuk mengembangkan bandara yang masih beroperasi dan sibuk memang tidak gampang,” kata Hary. [AH]

Sumber: Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *