Mesin Terbakar, Pesawat Kalstar Mendarat Darurat di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

Pengecekan mesin pesawat Kalstar di Apron

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun empat orang penumpang dirujuk ke RS Siaga Banjarmasin karena mengalami shock dan cedera kaki.

BanjarbaruPesawat Kalstar PK-KSC nomor penerbangan KD 931 rute Sampit-Banjarmasin-Kotabaru mendarat darurat di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Jumat (15/4) sekitar pukul 11.58 WITA. Pendaratan darurat ini dilakukan karena salah satu mesin pesawat mengeluarkan api. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun empat orang penumpang dirujuk ke RS Siaga Banjarmasin karena mengalami shock dan cedera kaki.

Pesawat jenis ATR 72-500 dengan pilot Capt Richard Jeffry sebelumnya mendarat di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dari Sampit. Pukul 11.54 WITA, pesawat yang membawa 34 orang penumpang dewasa dan empat kru ini melakukan take off dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Kotabaru. Namun, tak lama mengudara pilot menyampaikan kepada petugas air traffic controller (ATC) bahwa mesin nomor 1 (sebelah kiri) mengeluarkan api, sehingga diputuskan untuk kembali (return to base/RTB) dan melakukan pendaratan darurat di Bandara Syamsudin Noor. Petugas ATC lantas meneruskan informasi tersebut kepada pihak Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara Syamsudin Noor guna mengantisipasi kejadian lebih lanjut.

Pesawat tersebut akhirnya berhasil mendarat dengan selamat pukul 11.58 WITA menggunakan satu mesin. Para penumpang dan kru pesawat segera dievakuasi menggunakan bis ke gedung terminal. Petugas PKP-PK segera melakukan pemadaman api pada mesin yang masih mengeluarkan asap tersebut.

“Akibat kejadian tersebut, dilakukan penutupan bandara untuk sementara guna mengevakuasi pesawat yang berada di landasan. NOTAM penutupan bandara dikeluarkan pukul 12.20 WITA untuk mengecek dan membersihkan landasan. Pukul 12.54 WITA kondisi dinyatakan aman dan landasan dapat kembali digunakan,“ jelas General Manager Bandara Syamsudin Noor, Handy Heryudhitiawan.

Dampak dari kejadian tersebut, tiga penerbangan mengalami delay operasional, yaitu Lion Air JT 227 tujuan Surabaya, Garuda Indonesia GA 545 tujuan Yogyakarta, dan Wings Air IW 1392 tujuan Kotabaru. (Arif Haryanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *