Latihan Sea Rescue Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai

img_2944

Mangupura – Untuk memastikan kesiapan, keterampilan, dan kecekatan personel dalam menangani keadaan darurat di bandar udara, perlu dilakukan latihan rutin dan praktik lapangan bagi personel Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF). Di penghujung tahun ini, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai melakukan latihan kecil simulasi pertolongan dan evakuasi korban di laut sebelah barat runway 09 pada Kamis (29/12) pukul 09.00 – 10.30 WITA.

“Kesiapan fasilitas dan peralatan pendukung, serta kesigapan personel, baik individu maupun tim, menjadi target manajemen dalam pelatihan ini,” ujar Yanus Suprayogi, General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

Peningkatan traffic pesawat udara dan penumpang saat peak season di akhir tahun menjadi salah satu alasan diadakannya latihan penyelamatan di laut. Sebelumnya, personel ARFF sudah dibekali kompetensi khusus pertolongan di air, sesuai dengan prosedur saat terjadi kecelakaan di laut.

Proses pertolongan dan penyelamatan di air harus dilakukan dengan lebih hati-hati, peralatan pertolongan dan beberapa boat juga beroperasi dalam area kecelakaan tersebut.

Metode evakuasi harus dilakukan secepat mungkin dan dengan penuh perhitungan, hal ini untuk menyelamatkan para korban yang ada di laut. Selain itu, para penolong juga harus bekerja dengan hati-hati agar mereka tidak tenggelam.

“Tidak hanya tentang kesiapan, latihan ini untuk me-review materi yang sudah didapatkan dengan turun langsung ke lapangan,” tutup Yanus. [Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *