Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Angkasa Pura Airports Tumbuh 17%

news-982

Jakarta – Jumlah penumpang angkutan udara yang dilayani oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) sepanjang Januari-September 2016 mencapai 132,72 juta penumpang, tumbuh 14,21% dari periode yang sama tahun lalu.

Dari total penumpang tersebut, sebanyak 69,66 juta penumpang dilayani PT Angkasa Pura II (Persero) dengan kontribusi 52,48%. Sementara, PT Angkasa Pura I (Persero) menyumbang sebanyak 63,05 juta penumpang, atau sekitar 47,51%.

Kendati PT Angkasa Pura II (Persero) melayani penumpang lebih banyak, laju pertumbuhan penumpang yang diangkut PT Angkasa Pura I (Persero) justru lebih tinggi, yakni sekitar 17%. Adapun, PT Angkasa Pura II (Persero) hanya mencatatkan pertumbuhan sekitar 12%.

Corporate Secretary Angkasa Pura Airports, Israwadi, mengatakan peningkatan jumlah penumpang yang dilayani perseroan tersebut sejalan dengan dibukanya rute-rute baru, seperti di Bandara Adi Soemarmo, Solo, dan Bandara Sam Ratulangi, Manado.

“Adi Soemarmo menjadi bandara dengan pertumbuhan penumpang domestik tertinggi, yakni 53%. Sementara Sam Ratulangi mencatatkan pertumbuhan penumpang internasional tertinggi, yakni 77% karena didorong penerbangan carter,” katanya pada Rabu (26/10).

Selain mendorong pembukaan rute-rute baru, lanjut Israwadi, Angkasa Pura Airports juga berupaya meningkatkan arus lalu lintas penumpang dengan mendukung berbagai kegiatan pariwisata di lokasi bandara yang dikelola Angkasa Pura Airports. Kegiatan tersebut seperti program Colaborative Destination Development (CDD) dan Airport Running Series (ARS).

Adapun pada tahun ini, ARS telah digelar di lima bandara seperti Sam Ratulangi, Lombok, Adi Soemarmo, El Tari, dan Pattimura.

“Kami menggandeng stakeholders di bidang pariwisata, seperti pemerintah daerah, maskapai, PHRI, ASITA, komunitas, dan masyarakat umum,” tuturnya.

Selain itu, tambah Israwadi, Angkasa Pura Airports juga memberikan dukungan terhadap beberapa event pariwisata, seperti Tour de Flores, Paragliding Accuracy World Cup, Solo International Performing Arts, dan Jazz & World Music Festival 2016.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara dengan jumlah penumpang terbanyak dibandingkan dengan bandara lainnya yang dikelola Angkasa Pura Airports, yakni sebanyak 14,88 juta penumpang, atau tumbuh 20%.

Direktur Arista Indonesia Aviation Center (AIAC), Arista Atmadjati, menuturkan Indonesia Timur memang menyimpan peluang yang besar untuk digarap industri penerbangan, baik dari pengelola bandara, maskapai, dan lain sebagainya.

“Karena memang selama ini kondisi itu masih tidur. Nah, pemerintah saat ini mulai memanjakan, dari membangun terminal, perpanjangan landas pacu, dan lain sebagainya. Hal ini pada akhirnya merangsang pertumbuhan penumpang,” ujarnya.

Arista menambahkan, jumlah penumpang yang dilayani PT Angkasa Pura I (Persero) tidak menutup kemungkinan ke depannya akan melampaui PT Angkasa Pura II (Persero). Apalagi, pemerintah juga tengah menggenjot sektor pariwisata, terutama di Indonesia Timur.

Selain itu, lanjutnya, para maskapai juga mulai menyasar pasar di Indonesia Timur seiring dengan diperpanjangnya landas pacu. Pasalnya, dengan landas pacu yang lebih panjang, kapasitas pesawat juga bakal membesar.

“Jadi, saya yakin Angkasa Pura Airports bisa menyalip Angkasa Pura II. Mungkin dengan waktu yang tidak lama, apalagi jumlah bandara yang berada di wilayah timur juga sebenarnya lebih banyak ketimbang di barat,” katanya. [Sumber: Bisnis.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *