Jumlah Penumpang Meningkat, Bandara Sam Ratulangi Pastikan Pelayanan Berjalan Normal

fb_img_1482903714317

Manado – Hingga hari ke – 10 sejak dibukanya Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru, tercatat sebanyak 84.967 penumpang yang mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Angka ini meningkat 17% dibanding periode tahun lalu, yang tercatat sebanyak 72.867 penumpang.

Hal tersebut disampaikan Nugroho Jati, General Manager Bandara Sam Ratulangi, pada Rabu (28/12). “Sementara hingga kemarin atau H+2 Natal, pertumbuhan jumlah pergerakan pesawat mencapai 30% atau sejumlah 833 pergerakan, yang di periode sama tahun lalu hanya sejumlah 643 pergerakan pesawat,” tambahnya.

Antusiasme pengguna jasa bandara merayakan Natal atau liburan akhir tahun di Provinsi Sulawesi Utara tampak pada H-2 Natal, yakni Jumat 23/12. Saat itu, jumlah penumpang tertinggi mencapai 9.877 penumpang atau tumbuh 23% dibanding periode tahun lalu yang tercatat 8.035 penumpang.

“Tentunya kami mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang tersebut dengan meningkatkan patroli dan pengamanan. Hal lain yang menjadi perhatian adalah faktor kebersihan, mengingat jumlah penumpang yang banyak tentu sampah yang dihasilkan pun semakin banyak sehingga kami tidak hanya mengontrol keamanan, namun juga kebersihannya,” ujar Jati.

Perubahan lain yang sederhana namun cukup berdampak ialah penataan jalur di area drop off atau penurunan penumpang. Kini terpasang pembatas atau traffic pole pada area tersebut, yang mempertegas jalur 1 hanya untuk menurunkan penumpang, bukan untuk menunggu, atau bahkan parkir.

“Jika ada kendaraan berhenti terlalu lama, sementara kendaraan di belakangnya sudah menunggu untuk jalan, maka mau tidak mau kendaraam di depan harus terus maju. Selain untuk mengurai kepadatan, ini juga upaya kami untuk mengedukasi masyarakat agar lebih tertib menggunakan fasilitas publik,” jelas Jati.

“Saat ini yang terpasang memang belum banyak, nanti bertahap tahun depan akan dilanjutkan pemasangan traffic pole lagi,” tambahnya.

Upaya-upaya perbaikan pelayanan semacam ini, menurut Jati, akan terus dievaluasi untuk diperbaiki dan pihaknya mengharapkan dukungan dari semua pihak. “Sinergi adalah kunci. Karena kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan yang lain,” jawabnya.

Jati mengaku hingga saat ini, operasi bandara berjalan normal dan aman, termasuk saat kedatangan tamu VVIP Menteri dan Presiden RI, Senin kemarin.

“Setidaknya ada lebih dari 10 Menteri Kabinet yang mendarat sejak hari Senin (26/12) lalu. Saya sendiri takjub karena ternyata Provinsi Sulut begitu istimewa, dan kami bersyukur koordinasi serta komunikasi terjalin baik dengan seluruh pihak sehingga kami sebagai operator bandara bisa menjalankan porsi kami menjamin pelayanan yang baik bagi tamu-tamu VVIP tersebut,” ungkap Jati. [Humas Bandara Sam Ratulangi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *