Bandara Syamsudin Noor Dorong SMAN 1 Banjarbaru Masuki Dunia Penerbangan

img_1454-01-copy

Banjarbaru – Untuk ketiga kalinya, Bandara Syamsudin Noor menyelenggarakan program BUMN Mengajar. Sesi terakhir program unggulan ini diselenggarakan di SMAN 1 Banjarbaru dengan mendatangkan sekitar 70 siswa. Mereka diajak mengenal lebih dekat dunia penerbangan dan kebandarudaraan, khususnya di Indonesia. Acara ini berlangsung meriah, terlebih didukung oleh banyaknya hadiah menarik bagi yang bisa menjawab pertanyaan.

Kepala Sekolah, Sanyoto, S.Pd. menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Bandara Syamsudin Noor untuk mengenalkan dunia baru bagi siswanya.

“Kami sangat bangga didatangi rekan-rekan dari Bandara Syamsudin Noor. Apalagi beberapa alumni kami juga bekerja di sana. Dunia penerbangan adalah hal baru dan sangat menarik untuk dipelajari. Semoga siswa kami dapat mengikuti sesi pembelajaran dengan baik, dan ke depannya banyak yang terjun di bidang penerbangan atau kebandarudaraan,” ungkapnya.

BUMN Mengajar sendiri adalah program yang diinisiasi Kementerian BUMN dan difasilitasi oleh seluruh BUMN yang memiliki wilayah kerja di 34 provinsi seluruh Indonesia, juga menjadi bagian dalam “membangun pemahaman para pemangku kepentingan (stakeholders) mengenai peran Kementerian BUMN dalam turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan kepada generasi muda bangsa Indonesia.

General Manager, Handy Heryudhitiawan membuka sesi mengajar dengan membangun motivasi dan semangat para siswa akan pentingnya bermimpi dan mewujudkannya. Tak henti-hentinya pemahaman mengenai pentingnya kepercayaan diri diberikan.

Untuk menumbuhkan kecintaan siswa akan dunia penerbangan, ia pun menampilkan video demo safety instruction yang dikemas dalam bentuk modern dance sehingga mampu mengundang semangat siswa. Selanjutnya beliau memaparkan perkembangan dunia penerbangan dari masa ke masa, profesi-profesi yang ada dalam dunia penerbangan, hingga kontribusi dunia penerbangan baik bagi penyerapan SDM maupun perekonomian dunia.

“Maskapai penerbangan saat ini masih butuh tambahan pilot sebanyak 800 – 900 pilot baru. Dari 13 sekolah pilot yang ada di tanah air, jika dijumlahkan baru sanggup meluluskan 650 pilot untuk setiap tahunnya (Federasi Pilot Indonesia),” terang Handy Heryudhitiawan

Lebih lanjut, Handy menambahkan “Indonesia memiliki 61 maskapai niaga didukung oleh 750 pesawat, yang beroperasi terjadwal dan tidak terjadwal. Diperkirakan jumlah pesawat akan mencapai 1.030 pesawat pada 2017.”

“Profesi di dunia penerbangan seperti pilot, pramugari, marshaller, teknisi, aviation security, petugas counter check in, customer service, airport facilities, hingga airport information,” tambah Handy.

Di setiap akhir sesi pemaparan, Handy mengajak para siswa bersantai sejenak, mengurangi ketegangan sambil menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar materi, yang dikemas dalam bentuk kuis berhadiah menarik, mulai dari powerbank hingga uang tunai.

Program yang berlangsung dari pukul 10.00 WITA hingga 12.30 WITA ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan bantuan fasilitas printer, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Banjarbaru.

General Manager Bandara Syamsudin Noor menekankan pentingnya bermimpi dan menggapai cita-cita kepada siswa SMAN I Banjarbaru.

“Semua bisa jadi pilot, pramugari, atau profesi lainnya di dunia penerbangan. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai belajar dan meyakinkan diri bahwa kalian semua pasti mampu. Anak Banjarbaru tidak boleh malu,” tutupnya. [Humas Bandara Syamsudin Noor]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *