Angkasa Pura I Kukuhkan Taruna Junior Air Traffic Controller

JAKARTA – Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo dan Ketua Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Maryati Karma melakukan pengukuhan 25 orang taruna Junior Air Traffic Controller (JATC) dan penandatangan perjanjian kerja sama pelaksanaan pendidikan dan pelatihan Junior Air Traffic Controller (JATC) tahun 2012, di Gedung Centre for Excellence PT Angkasa I (Persero), Rabu, (13/06).

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan Nota Kesepahaman tentang Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia di Bidang Penerbangan antara Angkasa Pura I dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Kementerian Perhubungan RI yang dilakukan pada tanggal 17 Januari 2012 yang lalu.

Sejalan dengan proses transformasi yang tengah dilakukan oleh Angkasa Pura I dalam upaya peningkatan Costumer Satisfaction Index (CSI) dan Level of Services, berbagai pembenahan saat ini terus dilakukan. Demi mencapai excellent service bagi penumpang, Angkasa Pura I berupaya meningkatkan kapasitas bandara dengan membangun berbagai infrastruktur di lingkungan bandara. Tidak hanya itu, Angkasa Pura I juga membenahi pelayanan, fasilitas, dan sumber daya manusia di bidang navigasi penerbangan di Indonesia, khususnya di wilayah operasi Angkasa Pura I.

Salah satu isu krusial di bidang pelayanan navigasi penerbangan saat ini adalah adanya kekurangan tenaga Air Traffic Controller (ATC) di Indonesia. Ditambah lagi, lulusan ATC yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan di bawah naungan BPSDM Kementerian Perhubungan, seperti Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Tangerang, atau Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) yang tersebar di beberapa propinsi di Indonesia dengan program Diploma II, III, dan IV, belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut. oleh karena itu, Angkasa Pura I berinisiatif mengambil langkah untuk bekerja sama dengan STPI Curug menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan calon JATC bagi 25 orang peserta dengan kualifikasi sarjana yang berasal dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.

Pendidikan dan Pelatihan bagi calon JATC tahun 2012 ini akan dilaksanakan dalam program jangka pendek selama 9 bulan. Walaupun waktu pendidikan relatif singkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya (sekitar 2-4 tahun), namun karena tahun ini calon JATC berasal dari lulusan sarjana strata I (S1) dari berbagai universitas di Indonesia, maka diharapakan sisi wawasan dan sikap mental para taruna sudah memadai dan cukup dengan menempuh diklat selama 9 bulan untuk menjadi tenaga ATC yang siap ditempatkan di wilayah kerja Angkasa Pura I.

Diharapkan dengan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi calon JATC ini, dan dengan menggandeng STPI sebagai tenaga pendidik yang telah cukup berpengalaman mencetak lulusan ATC terbaik,  Angkasa Pura I dapat berperan dalam memenuhi tenaga-tenaga ATC yang semakin terampil dan profesional di bidangnya, dan dapat terus meningkatkan keselamatan penerbangan di wilayah ruang udara Indonesia. [Arif Haryanto]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *