Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan Garuda Indonesia Siap Berlakukan PSC dalam Tiket

JAKARTA – Dalam rangka memberikan kemudahan bagi para penumpang pengguna jasa penerbangan, PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), dan PT Garuda Indonesia Tbk memberlakukan ketentuan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) dimasukkan ke dalam tiket penumpang. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Angkasa Pura I, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Angkasa Pura II Sulistio Wijayadi, dan Direktur Pelayanan Garuda Indonesia Faik Fahmi, bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (01/10).

Dengan ketentuan baru ini, maka setiap penumpang Garuda nantinya tidak lagi harus melakukan pembayaran PSC saat melakukan check-in di bandara. Ketentuan ini juga akan mengurangi antrean di loket PJP2U dan memberikan waktu lebih bagi penumpang dalam menikmati penerbangan.

Kesepakatan penerapan PSC ke dalam tiket tersebut berlaku untuk penumpang penerbangan Garuda Indonesia sektor dalam negeri (domestik) yang melakukan penerbangan dari bandara-bandara kelolaan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

Ketentuan PSC dalam tiket tersebut berlaku terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2012 dengan masa transisi tiga hari sampai dengan 4 Oktober 2012. Selama masa transisi tersebut, para penumpang Garuda Indonesia yang belum membayar PSC dalam tiket masih harus membayar PSC di bandara seperti yang berlaku saat ini.

Pemberlakuan PSC dalam tiket untuk penerbangan domestik selain Garuda Indonesia dapat diterapkan secara Business to Business (B to B) dengan maskapai yang bersangkutan. Sedangkan pemberlakuan ketentuan PSC dalam tiket untuk penerbangan luar negeri (internasional) masih harus menunggu hasil kajian dengan pihak IATA (International Air Transport Association), dan memerlukan waktu untuk persiapan, terutama yang menyangkut berbagai ketentuan internasional.

Saat ini, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan Garuda Indonesia secara intensif tengah melakukan koordinasi dengan IATA dalam kaitan dengan penerapan PSC dalam tiket untuk penerbangan internasional tersebut. [Arif Haryanto]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *