Angkasa Pura Airports Targetkan Sejuta Wisman Kunjungi Sulut di 2025

IMG_6959

Sulawesi Utara memiliki banyak potensi, mulai dari laut, gunung, wisata agro, dan lainnya.


MANADO – Seratusan stakeholder pariwisata di Sulawesi Utara hadir dalam acara Focus Group Discussion & Workshop “One Million Foreign Tourist Arrivals to North Sulawesi in 2025”, di Swiss Belhotel Maleosan, Manado, Kamis (27/08).

“Sulawesi Utara memiliki banyak potensi untuk mendatang wisatawan dari berbagai negara di dunia. Namun demikian sampai dengan saat ini turis yang datang ke sini masih di bawah 100 ribu per tahun. Untuk itu kami menargetkan satu juta wisatawan akan datang ke Sulawesi Utara pada 2025,” ujar President Director Angkasa Pura Airports Sulistyo Hardjito.

Menurut Wimbo, diperlukan kerjasama semua pihak agar target tersebut tercapai. “Kami optimis bisa mencapainya jika seluruh pihak bergerak,” katanya.

Apalagi, imbuh Wimbo, Sulawesi Utara (Sulut) memiliki banyak potensi, mulai dari laut, gunung, wisata agro, dan lainnya. “Dan Kota Manado merupakan pintu gerbang untuk menikmati beragam wisata alam yang ada di Sulut, seperti Bunaken, Tomohon, Tondano, Pulau Lembeh, hingga undersea volcano Mahangetang. Ju-ga wisata kuliner dengan makanan-makanan yang terkenal pedasnya,” katanya.

Sedangkan Marketing and Business Development Director Angkasa Pura Airports Robert D Waloni mengatakan bahwa target mendatangkan satu juta turis di Sulut pada 2025 mendatang bukanlah hal yang tidak mungkin. “Jika nantinya terwujud, akan dibutuhkan 14 tambahan penerbangan per hari untuk penerbangan internasional, serta penambahan kapasitas Bandara Sam Ratulangi Manado menjadi minimum 5 juta penumpang per tahun,” kata Waloni. Selain itu juga dibutuhkan 10 ribu kamar hotel dan sekitar 100 ribu tenaga kerja. “Dengan demikian, pendapatan dari sektor pariwisata di Sulut ini nantinya bisa mencapai sebesar Rp13 triliun,” bebernya.

“Sulut memang memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik pariwisata untuk wisatawan mancanegara. Bandara Sam Ratulangi Manado saat ini memiliki kemampuan untuk melayani penerbangan internasional dan dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pada masa yang akan datang. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi antar semua stakeholder pariwisata agar menyiapkan Sulut menjadi destinasi yang ‘matured’ dengan human capital yang andal serta sarana dan prasarana yang mendukung tercapainya visi satu juta turis pada 2025 mendatang,” kata General Manager Bandara Sam Ratulangi Ahmad Syaugi Shahab.

Pihak Pemerintah Provinsi Sulut yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sulut Sanny Parengkuan menyatakan pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih terhadap langkah maju yang dilakukan oleh Angkasa Pura Airports. “Ini sesuai dengan visi Pemprov Sulut yang ingin mengedepankan sektor pariwisata sebagai penggerak pembangun-an. Pariwisata memiliki dampak yang cukup bagus dan bisa menggerakan seluruh sektor, seperti sektor transportasi, makanan, serta lainnya,” ujar Sanny.

Dalam focus group discussion bertema “Tourism Destination”, Direktur Umum Lion Group Edward Sirait menyatakan bahwa menjadikan Manado se-bagai destinasi wisata merupakan kerja gotong royong, tidak bisa satu pihak saja. “Hasilnya pun tidak bisa langsung dirasakan seketika, bu-tuh 10 hingga 15 tahun untuk bisa merasakan hasilnya,” katanya. “Seperti Maladewa. Karena wila-yahnya tidak memiliki potensi apa-apa, hanya laut, maka pemerintahnya menggagas pariwisata sebagai andalan sejak beberapa tahun lalu. Saat ini negara tersebut sudah menjadi salah satu destinasi wisata favorit dunia,” tambah Edo, panggilan akrab Edward Sirait.

Sementara CEO Citilink Albert Burhan meng-ungkapkan bahwa da-lam pengembangan pariwi-sata yang terpenting adalah dengan memberikan kemudahan, sehingga wisatawan akan banyak berkunjung. “Citilink telah mencoba merintis penerbangan ke Manado dari China dengan menggunakan Airbus 320 yang berisi 180 wisatawan dari negara tirai bambu tersebut,” jelasnya. (Arif Haryanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *