Angkasa Pura Airports Hadir untuk Negeri

WIT_2261

Kepedulian ini merupakan bentuk aksi nyata Angkasa Pura Airports untuk turut membantu masyarakat, khususnya yang berada di perbatasan dan daerah tertinggal.

KUPANG – Matahari baru saja mulai menyemburatkan cahayanya di ufuk timur area Bandara El Tari Kupang, ketika ribuan orang secara bertahap memenuhi lapangan bola di bandara terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu, Minggu (16/8).

Mulai dari anak kecil hingga opa-oma nampak bersemangat melakukan pemanasan. Mereka adalah para peserta jalan sehat yang diadakan oleh Angkasa Pura Airports dalam rangka program “BUMN Hadir untuk Negeri”, yang merupakan program wajib dari Kementerian BUMN dalam rangka memperingati HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kebetulan, Angkasa Pura Airports diberi mandat untuk menggelar rangkaian acara ini di wilayah NTT, bersama PT Danareksa.

Kegiatan yang diberi nama “Jalan Sehat 8K” ini digelar sebagai pembuka kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri di NTT. “Kegiatan jalan sehat ini adalah pembuka dari beberapa rangkaian kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Acara jalan sehat di Kupang ini diikuti oleh duaribuan peserta yang berasal dari keluarga karyawan BUMN yang ada di sini serta masyarakat umum di Kupang dan sekitarnya,” ujar GM Bandara El Tari Kupang IGKG Arnawa.

Jalan sehat yang mengambil garis start dan finish di lapangan bola Bandara El Tari Kupang ini dilepas oleh Finance & IT Director Angkasa Pura Airports Gunawan Agus Subrata, Direktur Utama Danareksa Heru D Adhiningrat, dan Direktur Utama Semen Kupang Abdul Madjid Nampira.

Menurut Gunawan, program “BUMN Hadir untuk Negeri” di Provinsi NTT ini digarap oleh Angkasa Pura Airports bersama PT Danareksa dan didukung oleh beberapa BUMN/BUMD yang ada di NTT seperti Jamkrindo, Jasa Raharja Putera, Taspen, Bank Mandiri, BNI, Garuda Indonesia, Bank BTN, Semen Kupang, Kimia Farma, Pertamina, dan Waskita Karya.

“Selesai jalan sehat, para peserta dipersilakan untuk menikmati makanan dan hiburan. Dibagikan pula doorprize dengan hadiah utama berupa sepeda motor,” imbuh Arnawa.

Malam harinya digelar layar tancap di lokasi yang sama. Sekitar 125 menit, anak-anak hingga orang dewasa tampak serius menikmati film “Laskar Pelangi”. Pada kesempatan ini panitia juga membagikan doorprize bagi para penonton.

Upacara HUT RI
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Republik Indonesia dilaksanakan di lapangan Bandara El Tari, Kupang, Senin pagi (17/8). Bertindak sebagai inspektur upacara adalah President Director Angkasa Pura Airports Sulistyo Wimbo Hardjito. Kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta yang terdiri dari perwakilan pejabat dan karyawan BUMN/BUMD, perwakilan guru dan siswa dari 17 SMK penerima bantuan laboratorium komputer, perwakilan para veteran penerima bantuan bedah rumah, karyawan konsesioner dan mitra usaha di lingkungan Bandara El Tari Kupang, serta perwakilan dari Lanud Bandara El Tari Kupang.

Dalam kesempatan ini diberikan secara simbolis bantuan dalam rangka program “BUMN Hadir untuk Negeri”. “Bantuan yang diberikan berupa fasilitas laboratorium untuk 17 SMK, bedah 45 rumah milik para veteran, bantuan dua unit mobil tangki air, pembuatan sumur bor, serta renovasi rumah ibadah. Bantuan ini berasal dari BUMN yang terlibat dalam program ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ di NTT’,” jelas Wimbo.

Setelah upacara bendera, diadakan pula bazar sembako murah aneka lomba untuk memeriahkan HUT ke-70 RI, yang berlokasi di lapangan bola Bandara El Tari Kupang. Program sembako murah ini diadakan agar masyarakat NTT bisa mendapatkan sebagian sembako dengan harga yang relatif murah. Lebih dari 2.000 paket sembako disalurkan, dan berhasil mendapatkan hasil penjualan lebih dari Rp61 juta. Hasil penjualan sembako murah ini kemudian diteruskan ke beberapa tempat ibadah di NTT. Untuk aneka lomba, digelar lomba balap bakiak, panjat pinang, egrang, ambil koin, balap karung, dan lomba mewarnai.

Kegiatan serupa juga diadakan di beberapa titik di beberapa wilayah NTT dan mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat. Bahkan, pada upacara bendera yang diadakan di Mota’ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu, Timor Barat, NTT, yang merupakan wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Timor Leste, dilakukan  pula pembacaan sumpah setia kepada NKRI. Pembacaan sumpah setia ini diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan menggelegar, yang mempertebal rasa nasionalisme bagi siapa saja yang hadir pada upacara tersebut.

Bantuan Laboratorium Komputer dan Bedah Rumah Veteran
Untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar di sekolah menegah kejuruan (SMK), rangkaian kegiatan “BUMN Hadir untuk Negeri” juga melaksanakan kegiatan donasi alat-alat fasilitas laboratorium untuk 17 SMK di NTT. Angkasa Pura Airports mengalokasikan Rp 214 juta untuk pengadaan 34 unit komputer dan biaya logistik pengiriman komputer Jakarta-Kupang. “Harapan kami, kalau bisa bantuan ini berkelanjutan. Karena di masa sekarang ini SMK memang sangat membutuhkan peralatan seperti ini,” harap Matias,  Guru SMKN I Kefamenanu, salah satu sekolah yang menerima bantuan.

Sementara itu, program bedah rumah menyasar 45 rumah milik para veteran, yang lokasinya tersebar antara lain di Kecamatan Kupang Tengah, Kupang Timur, Tasifeto Barat,  Tasifeto Timur, Nanaet Dubesi, dan Rainawe. Untuk kegiatan ini, Angkasa Pura Airports mengalokasikan dana sekitar Rp1,8 miliar. “Sebanyak 45 rumah veteran ‘dibedah’ hingga layak untuk ditinggali. Mengingat lingkup pekerjaan dan jumlah rumah yang memerlukan perbaikan, maka program ini memerlukan waktu pelaksanaan yang lebih panjang dari program lainnya,” jelas Corporate Secretary Angkasa Pura Airports Farid Indra Nugraha.

Untuk pelaksanaan kegiatan bedah rumah ini, Angkasa Pura Airports menggandeng Komando Resort Militer 161/Wira Sakti. “Kami sebagai anggota veteran Republik Indonesia mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah. Betul-betul kami senang dan bangga,” ucap Armando De Pires, veteran penerima bantuan bedah rumah.

“Kepedulian ini merupakan bentuk aksi nyata Angkasa Pura Airports untuk turut membantu masyarakat, khususnya yang berada di perbatasan dan daerah tertinggal. Sebagaimana diketahui, Provinsi NTT merupakan salah satu provinsi termiskin di Indonesia, sehingga mudah-mudah program ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ yang dilaksanakan Angkasa Pura Airports ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di provinsi ini,” kata Wimbo. [Arif Haryanto]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *