Angkasa Pura Airports Bekali Calon Purna Tugas dengan Berbagai Pelatihan di Banjarmasin

Banjarbaru – Masa purna tugas atau pensiun bagi pegawai adalah hal yang perlu dipersiapkan dengan matang agar dapat diisi dengan hal-hal yang bermanfaat. Terlebih bagi pegawai yang terbiasa menyalurkan karya-karyanya selama mengabdi di perusahaan, maka masa purna tugas bisa menjadi momen perubahan dalam kehidupan yang mungkin cukup menghawatirkan.

Menyadari pentingnya mempersiapkan mental, pengetahuan, dan keterampilan purna tugas sedini mungkin, Angkasa Pura Airports dan Kantor Cabang Bandara Syamsudin Noor menggelar acara pelatihan purna bakti bagi pegawai yang memasuki masa purna tugas pada 20 Maret – 24 Maret 2017 di Hotel Aston, Banjar. Tujuannya yakni untuk menyiapkan mental, emosional, dan pengetahuan dalam menghadapi purna tugas, memahami dan menggali potensi yang dimiliki, mampu mengelola keuangan pasca purna tugas, serta memiliki visi dan misi yang jelas dalam mengelola bisnis dengan baik.

Dalam sambutan Direktur Personalia dan Umum yang dibacakan oleh Training & Development Group Head, Nur Sapto Winoto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta pelatihan, “Pencapaian Angkasa Pura Airports di tahun 2016 luar biasa baik dari sisi pendapatan maupun operasional. Tentu itu tidak akan terwujud tanpa sumbangsih bapak dan ibu sekalian. Harapannya di tahun-tahun ke depan juga semakin baik meski tantangan makin besar karena beberapa bandara sudah mulai dibangun,” ujarnya.

Beliau juga menekankan, “Manajemen tidak akan melepaskan purna tugas tanpa bekal yang cukup. Oleh karena itu, tahun ini ada delapan angkatan, dan tiga tahun sebelum berakhir masa bakti sudah harus ikut pelatihan,” tuturnya. Senada dengan Nur Sapto Winoto, General Manager Handy Heryudhitiawan dalam sambutan hangatnya kepada peserta pelatihan, “Selamat datang di Banjarmasin. Kami merasa terhormat karena ini pertama kalinya kami menjadi tuan rumah pelatihan untuk senior-senior kami. Kami akan mengadakan hajat besar yakni pengembangan bandara baru. Namun sebelum itu terlaksana kami juga sudah mengoperasikan satu-satunya terminal kedatangan di Indonesia yang dibangun menggunakan kontainer untuk mengurangi kendala lack of capacity penumpang.”

Pelatihan ini diselenggarakan secara in house training oleh Training and Development Group dan Bandara Syamsudin Noor. Panitia pelaksana mengundang instruktur yang berkompeten di bidangnya yakni dari PT Bina Karya Daya Kusuma. Yang berbeda, tahun ini akan ada one day job training, yakni peserta diwajibkan terlibat langsung dalam proses pekerjaan di beberapa jenis usaha milik mitra binaan Bandara Syamsudin Noor mulai dari industri makanan, tekstil, hingga kerajinan tangan.

Peserta pelatihan purnabakti di Banjarmasin ini berasal dari berbagai bandara mulai Bandara Juanda Surabaya sebanyak delapan orang, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sebanyak enam orang, Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta sebanyak tujuh orang, dan Bandara Adi Soemarmo Surakarta sebanyak empat orang.

“Untuk materi pelatihan kami berikan overview training program, spiritual emotional power, memahami perencanaan keuangan, resolusi, hingga hak-hak pasca purna tugas,” tutup Training & Development Group Head, Nur Sapto Winoto. [Humas Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *